MediaEmpatPilar.com – Jakarta, 22 April 2026 – Kelurahan Angke terus berbenah dalam menciptakan lingkungan yang asri dan bebas dari tumpukan sampah. Melalui langkah sigap Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kelurahan Angke, Bapak Fahmi, sistem pengangkutan sampah di wilayah RW 06 kini tampil lebih tertata, bersih, dan efisien.
Monitoring yang dilakukan secara langsung di lapangan menunjukkan perubahan teknis yang signifikan. Tidak ada lagi pemandangan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun berceceran di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Rahasianya terletak pada koordinasi taktis antara petugas kelurahan, armada truk sampah, dan partisipasi aktif warga.
Berbeda dengan cara konvensional, Pak Fahmi menerapkan teknis lapangan yang mengutamakan ketepatan waktu. Sampah warga tidak dibiarkan menunggu di pinggir jalan, melainkan baru dikeluarkan saat armada truk sampah sudah tiba di lokasi.
1, Koordinasi Armada: Pak Fahmi melakukan koordinasi intensif dengan supir truk sampah untuk memastikan jadwal kedatangan.
1, Kode Sirine: Begitu truk bersiaga, petugas memberikan kode khusus berupa sirine kepada warga dan tukang gerobak sampah.
1, Pengangkutan Langsung: Mendengar sirine tersebut, warga dan tukang gerobak segera mengeluarkan sampah untuk langsung dimasukkan ke dalam truk (estafet), sehingga lingkungan tetap bersih tanpa ada sisa sampah yang tertinggal di aspal.
Aksi sigap ini mendapat apresiasi dari warga RW 06. Lingkungan kini terasa lebih nyaman karena tidak ada bau menyengat dari tumpukan sampah yang biasanya mengendap lama di titik-titik tertentu. ”Kampung kite harus bersih dan nyaman. Kalau bukan kite yang peduli dan bersihin lingkungan nye, siape lagi?” ujar Pak Fahmi di sela-sela pemantauan di lapangan.
Langkah taktis ini diharapkan menjadi percontohan bagi RW lainnya di Kelurahan Angke. Dengan koordinasi yang bagus dan kesadaran warga yang tinggi, target Jakarta bersih bukan sekadar impian, melainkan kenyataan yang dimulai dari gang-gang rumah warga.
Editor : Peri R





