Pilar Demokrasi yang Menjaga Keadilan: Dugaan Penyidik Polres Indramayu pelanggaran HAM oleh oknum penegak hukum – Media Empat Pilar

 

Pilar Demokrasi yang Menjaga Keadilan: Dugaan Penyidik Polres Indramayu pelanggaran HAM oleh oknum penegak hukum

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBEBASAN PERS: Pilar Demokrasi yang Menjaga Keadilan: Dugaan Penyidik Polres Indramayu pelanggaran HAM oleh oknum penegak hukum.

Media Empat Pilar, – Arfendy Ketua Umum Ruang Jurnalis Nusantara RJN angkat bicara berkomitmen mengungkap fakta, kebebasan pers adalah hak fundamental dan tanggung jawab besar yang kami emban.

Dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman Indramayu yang kami angkat, kebebasan pers menjadi sarana penting untuk.

Mengungkap fakta tersembunyi – Memberitakan teriakan Ririn di persidangan, klaim penyiksaan, dan dugaan kejanggalan penyidikan yang mungkin tidak terungkap tanpa liputan media.

Mengawasi jalannya kekuasaan – Mengawal proses hukum agar berjalan adil, transparan, dan sesuai aturan, termasuk mengangkat dugaan pelanggaran HAM oleh oknum penegak hukum.

Menyuarakan yang tak terdengar – Memberikan ruang bagi terdakwa untuk menyampaikan versi ceritanya, sekaligus menampilkan berbagai sudut pandang agar publik mendapatkan informasi lengkap.

Mendorong akuntabilitas – Liputan kami memicu respon dari DPR dan lembaga terkait untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, yang merupakan dampak positif dari peran pengawasan RJN Ruang Jurnalis Nusantara.

Tantangan yang Dihadapi:

Kebebasan pers bukan berarti tanpa batas, namun juga tidak boleh dibungkam dengan alasan apapun.

Kami sering menghadapi tantangan seperti tekanan, pembatasan akses informasi, maupun tuduhan negatif saat mengangkat kasus sensitif seperti ini.

Namun, kami terus berpegang teguh pada prinsip jurnalistik: faktual, berimbang, dan bertanggung jawab.

Kebebasan pers adalah hak rakyat untuk mengetahui. Tanpa pers yang bebas, keadilan akan sulit tercapai dan kekuasaan bisa berjalan tanpa pengawasan.

Jurnalis Buser TV akan terus berjuang menjaga kebebasan ini demi kebenaran dan keadilan untuk semua pihak.

“Pers yang bebas adalah mata dan telinga demokrasi – tanpa itu, kita berjalan dalam kegelapan.” Penulis Arfendy

Berita Terkait

Geger! LPKSM Dituding Melampaui Batas Kewenangan dalam Pendampingan Utang Piutang
Langkah Besar PT Antero Bahana Cemerlang: Raih Sertifikat Halal, Perkuat Integritas Rantai Pasok Nasional!
Rencana Ekspor Listrik RI ke Singapura Dibatalkan? Ini Fakta Sebenarnya!
Masa Depan Anak Terancam! Wali Kota Jakbar Peringatkan: Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah!
Terungkap! Sosok Advokat Muda Betawi dari Tanah Sereal Ini Diam-Diam Jadi Pembela Keadilan Favorit Warga Jakarta Barat
Gagal Dilarikan ke Sumatera, 12 Motor Ini Bikin Warga Berbondong-bondong Datangi Polsek Tambora! Ada Punya Anda?
Usai Polsek Tambora Gagalkan Penyelundupan 12 Motor ke Sumatera, Warga Berdatangan Cek Kendaraan yang Hilang
Warga RW.08 Tanah Sereal Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polsek Tambora, Jalani Visum di RS Atma Jaya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:47

Geger! LPKSM Dituding Melampaui Batas Kewenangan dalam Pendampingan Utang Piutang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:10

Langkah Besar PT Antero Bahana Cemerlang: Raih Sertifikat Halal, Perkuat Integritas Rantai Pasok Nasional!

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:12

Rencana Ekspor Listrik RI ke Singapura Dibatalkan? Ini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:40

Masa Depan Anak Terancam! Wali Kota Jakbar Peringatkan: Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah!

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:37

Terungkap! Sosok Advokat Muda Betawi dari Tanah Sereal Ini Diam-Diam Jadi Pembela Keadilan Favorit Warga Jakarta Barat

Berita Terbaru