PWI Jakarta Barat, Empat Pilar, dan Ormas Satukan Sikap: Deklarasikan Gerakan Kesadaran Hukum – Media Empat Pilar

 

PWI Jakarta Barat, Empat Pilar, dan Ormas Satukan Sikap: Deklarasikan Gerakan Kesadaran Hukum

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MediaEmpatPilar.com – JAKARTA – Vihara Hemadhiro Mettavati, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi saksi bisu konsolidasi lintas-elemen terbesar dalam momentum Hari Pahlawan 2025. Ratusan peserta dari unsur pemerintah, Polri, TNI, kejaksaan, tokoh agama, organisasi masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga insan pers memadati forum bertajuk Dialog Kebangsaan: “Membangun Kesadaran Hukum, Kerukunan, dan Toleransi dalam Bingkai Kebangsaan” yang diinisiasi oleh PWI Pokja Kepolisian Jakarta Barat, Jumat (14/11/2025).

Acara yang disebut sebagai salah satu forum lintas-elemen terbesar di Jakarta Barat ini ditutup dengan Deklarasi bersama, menegaskan bahwa “Gerakan Nasional Kesadaran Hukum” resmi digelorakan dari Jakarta Barat sebagai kontribusi nyata menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya tantangan era digital.

Dialog ini menyajikan serangkaian fakta mengkhawatirkan dari aparat penegak hukum yang dinilai sebagai “alarm keras” bagi publik.
Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Dr. Tri Suhartanto, menyita perhatian dengan mengungkapkan adanya kasus siswa SMA yang mencoba belajar merakit bom dari internet, didorong oleh motif membalas perundungan (bullying).

“Ketika anak lebih banyak mengurung diri ditemani ponsel, itu tanda bahaya. Kita sudah melihat bagaimana literasi digital yang gagal berubah menjadi ancaman nyata,” tegas AKBP Tri Suhartanto, menekankan bahwa keluarga adalah garda terdepan pencegahan radikalisasi remaja.

Senada, perwakilan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dari Pidsus, Kurniawan, mengungkap mayoritas kasus yang masuk dari kepolisian justru didominasi oleh kalangan pelajar. “Anak-anak ini menyimpan golok di sekitar sekolah, pulang langsung eksekusi tawuran. Ini budaya kekerasan yang harus diputus segera,” katanya.
Pers Sebagai Benteng Terakhir Melawan Hoaks
Dari unsur pers, Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit Budi Handoyo, memberikan sorotan tajam terhadap kondisi informasi publik. Ia menyebut pers sebagai benteng terakhir di tengah gempuran hoaks dan polarisasi.

“Media sosial cepat, tetapi tidak terverifikasi. Jurnalistik adalah cek dan ricek. Tanpa pers yang berkualitas, masyarakat akan ditelan kebohongan,” ujar Kesit lantang.
Ketua PWI Pokja Kepolisian Jakarta Barat,

Teuku Faisal, menambahkan bahwa insan pers kini memikul tanggung jawab berat dalam menjaga akal sehat publik. “Dialog ini bukan seremoni. Ini gerakan perlawanan terhadap melemahnya kesadaran hukum, pudarnya toleransi, dan banjir informasi sesat. Pers tidak boleh pasif,” tegasnya.

Kolaborasi Lintas Institusi Adalah Kunci
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Holi Susanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif PWI. Ia menilai dialog ini penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pers, dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial.

Dukungan kuat juga datang dari unsur TNI. Danramil 04/Cengkareng, Kolonel Kav. Sigit Dharma Wiryawan, menyebut tema dialog ini sebagai “tema setengah dewa” karena memuat seluruh isu mendasar bangsa.
“Tidak cukup dengan imbauan seremonial. Yang mampu menjaga bangsa adalah kolaborasi lintas institusi, bukan kerja sektoral,” pungkas Kolonel Sigit Dharma Wiryawan.

Acara ini menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan harus menjadi momentum aksi nyata untuk menjaga persatuan, dan PWI Pokja Kepolisian Jakarta Barat berkomitmen akan memperluas gerakan kesadaran hukum ini ke berbagai daerah.

Editor : Peri Ryan

Berita Terkait

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data
Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81
Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya
Kebakaran Gudang PT Novel di Kebon Jeruk, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pilah Sampah hingga Urban Farming, Sekolah di Jakarta Barat Didorong Jadi Pelopor Lingkungan Hijau
Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum Polisi Memanas: SPDP ke Kejaksaan, Kuasa Hukum Desak Penahanan!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:43

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:34

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:01

Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:31

Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43

Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya

Berita Terbaru

Berita Regional, Konflik Sosial, Jakarta Barat

Reaksi Keras FKDM Kembangan: Boikot Kegiatan dan Tuntut Maaf H. Umar Azis

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:28

Hukum, Organisasi, Banten

Membara di PTUN Jakarta Timur

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:41

Jakarta

Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:03