Warga Angke Keluhkan Lambannya Perbaikan Lampu PJU: “Sudah Seminggu Lapor, Hanya Dijanjikan Follow Up”

JAKARTA BARAT – MediaEmpatPilar.com – Warga Kelurahan Angke, khususnya di wilayah Jalan Angke Barat RT 02/RW 01, Kecamatan Tambora, mulai menyuarakan kekecewaannya terhadap kinerja pihak terkait mengenai penanganan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam. Hingga Selasa (10/02/2026).

“Kondisi jalan tersebut masih gelap gulita meski laporan telah dilayangkan sejak sepekan lalu.
Kronologi Pengaduan yang Menggantung
Menurut informasi dari warga setempat, aduan pertama kali dikirimkan pada tanggal 3 Februari 2026 melalui saluran resmi WhatsApp di nomor +62 812-9565-3202.

Bacaan Lainnya

Meski mendapatkan respons cepat berupa pesan otomatis atau jawaban normatif—”Baik pak/bu laporan akan kami follow up untuk ditindaklanjuti. Terimakasih atas laporan nya”—kenyataannya di lapangan belum ada tindakan nyata. Petugas perbaikan tak kunjung terlihat, dan lampu tetap dalam kondisi mati.
Kekhawatiran Keamanan Anak-Anak dan PengendaraKetua RT 02, Saryadi, mengungkapkan rasa khawatirnya yang mendalam atas kondisi ini.

Menurutnya, pencahayaan di area tersebut sangat krusial karena beberapa alasan
Aktivitas Keagamaan Banyak anak-anak yang berlalu-lalang di malam hari untuk mengaji di depan mushola setempat. Kondisi gelap meningkatkan risiko keselamatan bagi mereka.

Jalan Angke Barat merupakan akses yang ramai dilewati kendaraan bermotor. Tanpa penerangan yang memadai, risiko kecelakaan lalu lintas meningkat tajam.

“Kami mempertanyakan, apakah pihak terkait memang cuek atau ada kendala teknis yang sangat besar? Kenapa perbaikannya sangat lamban padahal ini menyangkut keamanan warga,” ujar Saryadi dengan nada kecewa.

Warga berharap Pemerintah Kota Jakarta Barat, khususnya Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE), segera turun tangan dan tidak hanya memberikan janji di kolom chat WhatsApp. Lambatnya respons ini dinilai tidak sejalan dengan komitmen pelayanan publik yang seharusnya cepat dan tanggap, terutama di wilayah padat penduduk seperti Tambora.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian kapan tim teknis akan datang untuk memperbaiki fasilitas lampu jalan tersebut agar aktivitas malam hari kembali aman dan nyaman.

Editor : Peri R.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *