Ketika Wilayah Kota Berubah Menjadi “Sarang Nyaman” Para Penjahat – Media Empat Pilar

 

Ketika Wilayah Kota Berubah Menjadi “Sarang Nyaman” Para Penjahat

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MediaEmpatPilar.com – JAKARTA – Gelombang keresahan hebat tengah melanda warga Jakarta Barat. Berbagai sudut wilayah yang seharusnya menjadi ruang publik yang aman, kini justru berubah mencekam. Mulai dari aksi begal yang semakin nekat, maraknya Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), tawuran remaja yang pecah hampir setiap pekan, hingga peredaran narkoba yang kian menggurita.

​Kondisi ini membuat warga merasa hidup dalam bayang-bayang ketakutan 24 jam nonsen.

​Frustrasi masyarakat tampaknya sudah berada di titik nadir. Salah seorang warga Jakarta Barat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalan mendalam terkait runtuhnya rasa aman di lingkungan mereka.

“Jakarta Barat ini sudah seperti sarangnya dan rajanya para penjahat! Mau keluar malam sedikit rasanya taruhan nyawa atau kehilangan motor,” keluh warga tersebut dengan nada geram.

 

​Ia juga menyoroti sebuah paradoks yang terasa janggal di mata masyarakat. Di satu sisi, Jakarta Barat memiliki pos keamanan dan aparat yang tersebar di mana-mana. Namun di sisi lain, grafik kriminalitas justru meroket tajam.

​Situasi ini memicu pertanyaan besar dari publik terkait efektivitas pengamanan di wilayah tersebut. Masyarakat menilai ada yang “aneh” dengan sistem yang berjalan saat ini.

Warga menilai Jakarta Barat sudah masuk dalam status darurat yang tidak bisa dianggap remeh lagi. Publik mulai mempertanyakan kehadiran nyata serta komitmen dari pemerintah, khususnya sinergi antara TNI dan Polri.

Warga tidak lagi butuh sekadar posko kosong, melainkan tindakan preventif seperti patroli skala besar, penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan pemberantasan jaringan narkoba hingga ke akarnya.

​Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa ada tindakan tegas dan radikal dari pihak kepolisian dan unsur pemerintah, Jakarta Barat terancam menyandang predikat daerah paling rawan yang gagal memberikan hak paling mendasar bagi masyarakat, Aman.

Editor : Peri R

Berita Terkait

Siaga Abu Vulkanik, Polsek Tambora Bagikan 525 Masker kepada Masyarakat
Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?
Gubernur Pramono Anung Serahkan Penghargaan AJMHT ke-52, Apresiasi Karya Jurnalistik untuk Jakarta
Tes Kepala Sekolah DKI Diminta Dibuka ke Publik, Umar Abdul Aziz Soroti Dugaan “Kongkalikong” Seleksi
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Digelar Meriah di Griya Oteng Warung Gunung
Polsek Tambora Kembalikan 3 Motor Hasil Ungkap Kasus Ranmor kepada Masyarakat
Kemeriahan LMK Futsal Cup: Anggota DPRD DKI Gias Kumari Putra Bakar Semangat Pemuda Tambora di Hari Kemerdekaan
Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:37

Siaga Abu Vulkanik, Polsek Tambora Bagikan 525 Masker kepada Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:03

Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?

Selasa, 8 September 2026 - 03:40

Gubernur Pramono Anung Serahkan Penghargaan AJMHT ke-52, Apresiasi Karya Jurnalistik untuk Jakarta

Kamis, 3 September 2026 - 08:03

Tes Kepala Sekolah DKI Diminta Dibuka ke Publik, Umar Abdul Aziz Soroti Dugaan “Kongkalikong” Seleksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:23

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Digelar Meriah di Griya Oteng Warung Gunung

Berita Terbaru

Berita Regional, Konflik Sosial, Jakarta Barat

Reaksi Keras FKDM Kembangan: Boikot Kegiatan dan Tuntut Maaf H. Umar Azis

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:28

Hukum, Organisasi, Banten

Membara di PTUN Jakarta Timur

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:41

Jakarta

Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:03