Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis – Media Empat Pilar

 

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MediaEmpatPilar.com – JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat bersama Universitas Respati Indonesia (Urindo) mematangkan Nota Kesepakatan (MoU) kolaborasi strategis dalam bidang pemberdayaan masyarakat, Senin (23/2/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kolektif memperkuat kesejahteraan warga dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan bahwa kolaborasi pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media ini diharapkan bersifat aplikatif serta berdampak langsung terhadap kemandirian warga.

“Kerja sama ini bukan hanya seremonial, tetapi harus mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi kemiskinan ekstrem dan meningkatkan daya saing ekonomi warga,” ujar Iin.

Sebagai langkah awal, Kecamatan Tambora ditetapkan sebagai lokus pemberdayaan masyarakat. Wilayah yang dikenal sebagai salah satu kawasan terpadat di Jakarta Barat itu akan menjadi fokus intervensi lintas sektor untuk mengangkat taraf hidup warga.

Program yang dirancang mencakup penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan terintegrasi, termasuk pengembangan sektor konveksi. Pemkot akan mendorong pemberdayaan pengrajin konveksi agar lebih kompetitif, adaptif terhadap pasar, serta mandiri secara ekonomi.

Selain itu, program ini juga diarahkan untuk menyiapkan masyarakat dalam menyongsong status Jakarta sebagai pusat bisnis dan kota global, sehingga warga memiliki kapasitas dan daya saing yang memadai.

Iin menyebutkan, terdapat dua bidang prioritas yang akan segera dieksekusi dalam kerja sama tersebut, yakni kesehatan dan produksi pertanian perkotaan (urban farming).
Bidang kesehatan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan dan edukasi kesehatan masyarakat.

Sementara urban farming diharapkan dapat menjadi solusi ketahanan pangan sekaligus peluang ekonomi baru bagi warga di kawasan padat penduduk.

“Pertanian perkotaan bukan hanya soal menanam, tetapi membangun ekosistem ekonomi produktif berbasis lingkungan yang berkelanjutan,” katanya.

Rektor Universitas Respati Indonesia, Cicilia Windiyaningsih, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam program pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan,” ungkap Cicilia.

Ia menjelaskan, kerja sama direncanakan mencakup enam bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, produksi pertanian perkotaan, ekonomi dan pemberdayaan UMKM, sosial budaya, serta lingkungan hidup.

Dari sisi administratif, pembahasan detail mengenai MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) akan dilanjutkan secara intensif, baik melalui rapat daring maupun luring. Draf final kerja sama nantinya akan diajukan ke Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Pemprov DKI Jakarta untuk mendapatkan legalitas formal.

Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, jajaran rektorat Urindo, Camat Tambora Pangestu Aji, serta para kepala Suku Dinas dan unit perangkat daerah terkait.

Dengan sinergi ini, Pemkot Jakarta Barat dan Urindo berharap dapat menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh kolaborasi strategis dalam mendukung visi besar Jakarta sebagai kota global.

 

Editor : Peri. R

Berita Terkait

Geger! LPKSM Dituding Melampaui Batas Kewenangan dalam Pendampingan Utang Piutang
Langkah Besar PT Antero Bahana Cemerlang: Raih Sertifikat Halal, Perkuat Integritas Rantai Pasok Nasional!
Posisi Gibran Kembali Jadi Sorotan, Kali Ini di Pelantikan Kepala BGN
Tegakkan Perda Ketertiban Umum, Pemkot Walikota Jakbar Bongkar Bangunan Penghalang Jalan di Kapuk
Personel Polri di Lampung Utara Digembleng! Bidpropam Polda Lampung Gelar Razia Disiplin Besar-besaran, Ini Hasilnya
20 Tahun Mengabdi, DREGS Jakbar Perkuat Semangat Melayani Masyarakat dengan Presisi
Wali Kota Jakbar: Selamatkan Generasi, Hentikan Bullying dan Stunting
Nasi Indonesia Bakal Penuhi Piring Malaysia! Kesepakatan Beras 500 Ribu Ton Hampir Deal, Harga Fantastis Rp16 Ribu per Kg!

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:47

Geger! LPKSM Dituding Melampaui Batas Kewenangan dalam Pendampingan Utang Piutang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:10

Langkah Besar PT Antero Bahana Cemerlang: Raih Sertifikat Halal, Perkuat Integritas Rantai Pasok Nasional!

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:24

Posisi Gibran Kembali Jadi Sorotan, Kali Ini di Pelantikan Kepala BGN

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21

Tegakkan Perda Ketertiban Umum, Pemkot Walikota Jakbar Bongkar Bangunan Penghalang Jalan di Kapuk

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:40

Personel Polri di Lampung Utara Digembleng! Bidpropam Polda Lampung Gelar Razia Disiplin Besar-besaran, Ini Hasilnya

Berita Terbaru