IPW Tegaskan Perlindungan Hukum Advokat: “Tugas Mereka Bukan Membuktikan Kebenaran Material – Media Empat Pilar

 

IPW Tegaskan Perlindungan Hukum Advokat: “Tugas Mereka Bukan Membuktikan Kebenaran Material

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MediaEmpatPilar.com – JAKARTA — Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, untuk segera mengevaluasi dan mengawasi kinerja Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Desakan ini muncul terkait penetapan tersangka terhadap dua advokat, Hendra Sianipar dan Sopar Jepry Napitupulu, yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat kuasa terkait sengketa tanah klien mereka, Lukman Sakti Nagaria.

 

Penetapan tersebut berdasarkan laporan polisi bernomor LP/B/24/1/2024/SPKT/BARESKRIM yang diajukan Andreas Sakti. Tuduhan yang dikenakan meliputi pemalsuan dan penggunaan surat palsu sebagaimana diatur dalam Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

 

 

Menurut IPW, keputusan menetapkan kedua advokat sebagai tersangka tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Berdasarkan pengaduan yang diterima, Hendra dan Sopar telah menerima surat kuasa sah yang diberikan langsung oleh klien mereka dengan cap jempol dan identitas sesuai KTP Lukman Sakti Nagaria.

 

“Kami menilai penetapan tersangka ini bertentangan dengan Pasal 16 Undang-Undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003, yang memberikan perlindungan hukum bagi advokat yang menjalankan profesinya dengan itikad baik,” ujar Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, Jumat (7/2).

 

Ia juga menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 26/PUU-XI/2013 telah memperkuat perlindungan bagi advokat, baik di dalam maupun di luar persidangan.

 

 

Kasus ini menjadi semakin kompleks karena adanya keterlibatan purnawirawan perwira tinggi Polri, Irjen Purn. Edi Darnadi, serta sebuah entitas korporasi besar di bidang properti yang turut mengklaim lahan yang menjadi sengketa. Tanah yang dipermasalahkan mencakup Sertifikat Hak Milik No. 5843/Rorotan dan No. 5844/Rorotan di kawasan Jalan Inspeksi Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara.

 

Menurut IPW, kriminalisasi terhadap advokat yang mendampingi klien dalam sengketa seperti ini dapat menjadi preseden buruk bagi dunia hukum di Indonesia.

 

“Jika advokat yang menjalankan tugas dengan itikad baik saja bisa dipidanakan, bagaimana masyarakat kecil berani melawan korporasi besar atau pihak yang memiliki pengaruh kuat?” ungkap Sugeng.

 

 

Hendra dan Sopar telah mengadukan kasus ini ke Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim dengan surat bernomor 003/PH-LP/II/2025 terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran kode etik. IPW mendesak Dittipidum Bareskrim untuk segera mencabut status tersangka terhadap kedua advokat tersebut.

 

“Penegakan hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Penetapan tersangka ini merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum,” tegas Sugeng. Jika kasus ini tidak segera diselesaikan dengan adil, IPW khawatir akan semakin banyak advokat yang ragu membela hak rakyat kecil karena takut dikriminalisasi.

 

Red : Peri Ryan

Berita Terkait

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data
Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81
Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya
Kebakaran Gudang PT Novel di Kebon Jeruk, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pilah Sampah hingga Urban Farming, Sekolah di Jakarta Barat Didorong Jadi Pelopor Lingkungan Hijau
Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum Polisi Memanas: SPDP ke Kejaksaan, Kuasa Hukum Desak Penahanan!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:43

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:34

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:01

Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:31

Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43

Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya

Berita Terbaru

Berita Regional, Konflik Sosial, Jakarta Barat

Reaksi Keras FKDM Kembangan: Boikot Kegiatan dan Tuntut Maaf H. Umar Azis

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:28

Hukum, Organisasi, Banten

Membara di PTUN Jakarta Timur

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:41

Jakarta

Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:03