Warga Rusun Tambora Keluhkan Tumpukan Sampah yang Mengganggu, Minta Pemerintah Bertindak – Media Empat Pilar

 

Warga Rusun Tambora Keluhkan Tumpukan Sampah yang Mengganggu, Minta Pemerintah Bertindak

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Warga Rumah Susun (Rusun) Tambora mengeluhkan kondisi tumpukan sampah yang semakin menggunung sampai lantai 4. Sampah tidak diangkut beberapa pekan ini menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi menjadi sumber penyakit.

 

“Menurut keterangan LMK Sebut Saja Boray, masalah sampah ini sudah berlangsung selama 4 pekan, namun hingga kini belum ada solusi konkret dari pihak terkait. “Kami sudah beberapa kali melaporkan masalah ini, tetapi belum ada tindakan nyata. Sampah terus menumpuk, terutama setelah hujan turun, membuat lingkungan semakin kotor dan rawan penyakit,” ujar Boray, salah satu warga yang terdampak.

Selain mencemari lingkungan, tumpukan sampah ini juga menjadi tempat berkembang biaknya lalat dan tikus. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengatasi persoalan ini dengan meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah serta memberikan solusi jangka panjang, seperti penambahan armada pengangkut sampah dan tempat pembuangan sementara (TPS) atau edukasi pengelolaan sampah yang lebih efektif.

Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Tambora Patma, saat di konfirmasi dalam acara musrembang selasa tgl 11 / 2025, menyatakan bahwa, kendala penumpukan sampah karena para driver armada pengangkut sampah di Kecamatan Tambora di tarik 9 orang untuk menggantikan pegawai yang memasuki masa pensiun.
“Kami memahami keluhan warga dan sedang mengupayakan solusi terbaik agar sampah bisa segera diangkut dan tidak lagi menumpuk,” ujar LH Patma.

“Penumpukan sampah bukan saja di wilayah Rusun Tambora, namun hasil pantauan awak Media EmparPilar.com di beberapa RW diwilayah kelurahan Angke penumpukan sampah juga dikeluhkan warga.

Warga berharap langkah cepat dapat segera dilakukan untuk mengembalikan kebersihan lingkungan dan mencegah dampak buruk dari penumpukan sampah ini.

 

Red : Peri Ryan

Berita Terkait

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data
Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81
Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya
Kebakaran Gudang PT Novel di Kebon Jeruk, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pilah Sampah hingga Urban Farming, Sekolah di Jakarta Barat Didorong Jadi Pelopor Lingkungan Hijau
Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum Polisi Memanas: SPDP ke Kejaksaan, Kuasa Hukum Desak Penahanan!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:43

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:34

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:01

Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:31

Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43

Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya

Berita Terbaru

Berita Regional, Konflik Sosial, Jakarta Barat

Reaksi Keras FKDM Kembangan: Boikot Kegiatan dan Tuntut Maaf H. Umar Azis

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:28

Hukum, Organisasi, Banten

Membara di PTUN Jakarta Timur

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:41

Jakarta

Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:03