Ibu dan Bayi Tewas di Mushala Terminal Kalideres Gegerkan Warga – Media Empat Pilar

 

Ibu dan Bayi Tewas di Mushala Terminal Kalideres Gegerkan Warga

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MediaEmpatPilar.com – JAKARTA, Radarjakarta.id – Suasana Terminal Kalideres, Jakarta Barat, mendadak gempar pada Kamis siang (9/10/2025). Seorang wanita berinisial H (38) ditemukan tewas bersama bayi laki-laki yang baru dilahirkannya di dalam mushala terminal. Peristiwa memilukan ini menyisakan duka sekaligus ironi bagi kehidupan sosial di jantung ibu kota.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, korban diketahui bekerja sebagai tukang pijat bagi para sopir bus di kawasan terminal. Siang itu, H diduga mengalami kontraksi dan melahirkan seorang diri di toilet umum terminal, tanpa bantuan medis maupun orang sekitar.

 

“Korban sempat terlihat menuju kamar mandi mushala. Tak lama kemudian, ia keluar sambil membawa keranjang sampah dan masuk ke dalam mushala,” ungkap AKBP Reonald Simanjuntak, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Jumat (10/10/2025).

 

Beberapa saksi melihat korban berjalan lemah dengan pakaian berlumuran darah. Sesaat setelah itu, korban ditemukan tergeletak tak berdaya di dalam mushala oleh warga yang hendak salat.

Ditemukan Bersimbah Darah di Musala “Saksi masuk ke dalam mushala dan melihat korban bersimbah darah di bagian kaki. Diduga korban meninggal dunia karena kehabisan darah usai melahirkan,” ujar Reonald.

Petugas Dishub Terminal Kalideres yang menerima laporan segera berkoordinasi dengan Polsek Kalideres dan Puskesmas setempat*. Namun, nyawa korban dan bayinya tak dapat diselamatkan.

 

Pantauan di lokasi pada Sabtu (11/10/2025), garis polisi masih membentang di sekitar musala berukuran 2×3 meter itu. Mushala tampak tertutup rapat, sementara sejumlah sopir bus masih berdatangan untuk melihat tempat kejadian yang kini menjadi perhatian publik.

 

“Kejadian siang kemarin, banyak darah di dalam. Langsung geger semua,” kata salah satu sopir yang enggan disebut namanya.

 

Korban Dikenal Sebagai Tukang Urut Sopir, Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen, mengatakan korban dikenal baik oleh para sopir. “Ibu ini tukang urut sopir-sopir di terminal. Orang-orang sudah biasa lihat dia di sini,” ucap Revi.

Menurutnya, korban bukan warga sekitar dan kerap bermalam di area terminal atau di bagasi kendaraan para sopir.

 

Beberapa warga menuturkan, sebelum melahirkan korban sempat meminta teh hangat. Ada yang menyarankan agar ia pergi ke bidan atau rumah sakit, namun korban menolak.

“Sempat disuruh ke puskesmas, tapi dia enggak mau. Akhirnya dia melahirkan sendiri dan meninggal karena pendarahan,” ujar seorang penjaga toilet dengan nada menyesal.

 

Bayi Ditemukan di Dalam Keranjang SampahKepanikan warga semakin menjadi ketika bayi yang dilahirkan tidak tampak di sekitar tubuh korban. Setelah dilakukan pencarian, bayi tersebut ditemukan di dalam keranjang sampah di depan mushala, dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

 

“Mereka cari-cari bayinya, ternyata di keranjang sampah depan mushala,” kata salah satu saksi di lokasi.

Polisi kemudian mengevakuasi jenazah ibu dan bayi ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Tragedi ini membuka luka sosial tentang kehidupan kaum marjinal di ibu kota. Di tengah gemerlap Jakarta, masih ada warga yang harus berjuang melahirkan sendirian di ruang publik tanpa bantuan medis.

 

Editor : Peri Ryan

Berita Terkait

Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81
Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya
Kebakaran Gudang PT Novel di Kebon Jeruk, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pilah Sampah hingga Urban Farming, Sekolah di Jakarta Barat Didorong Jadi Pelopor Lingkungan Hijau
Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum Polisi Memanas: SPDP ke Kejaksaan, Kuasa Hukum Desak Penahanan!
Patroli Subuh Polsek Tambora Amankan Motor Tanpa Dokumen, Warga Kini Lebih Tenang
Kepala BPN Jakarta Barat Tinjau Sekretariat Baru Pokja PWI Walikota Jakarta Barat, Peran Media Kunci Sukses Publikasi Program Pertanahan
Polsek Tambora Tingkatkan Patroli KRYD Setiap Malam, Libatkan Seluruh Unsur untuk Cegah Tawuran

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:31

Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43

Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08

Kebakaran Gudang PT Novel di Kebon Jeruk, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:03

Pilah Sampah hingga Urban Farming, Sekolah di Jakarta Barat Didorong Jadi Pelopor Lingkungan Hijau

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:13

Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum Polisi Memanas: SPDP ke Kejaksaan, Kuasa Hukum Desak Penahanan!

Berita Terbaru

Berita Regional, Konflik Sosial, Jakarta Barat

Reaksi Keras FKDM Kembangan: Boikot Kegiatan dan Tuntut Maaf H. Umar Azis

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:28

Hukum, Organisasi, Banten

Membara di PTUN Jakarta Timur

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:41

Jakarta

Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:03