KERJA BAKTI MASSAL RW 08 TANAH SEREAL TEGASKAN PERAN STRATEGIS MASYARAKAT DALAM MENJAGA LINGKUNGAN – Media Empat Pilar

 

KERJA BAKTI MASSAL RW 08 TANAH SEREAL TEGASKAN PERAN STRATEGIS MASYARAKAT DALAM MENJAGA LINGKUNGAN

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MediaEmpatPilar.com – Jakarta Barat – Di tengah berbagai tantangan perkotaan seperti persoalan kebersihan, drainase, dan kepadatan permukiman, warga RW 08 Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, menunjukkan bahwa solusi nyata justru lahir dari kekuatan kolektif masyarakat. Hal ini tercermin dalam kegiatan Kerja Bakti Massal Terpadu yang digelar pada Minggu pagi, 12 April 2026, di lingkungan RW 08.

Kegiatan ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan representasi konkret dari sinergi antara pemerintah tingkat kelurahan, lembaga kemasyarakatan, dan partisipasi aktif warga dalam menjaga kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Tanah Sereal, Bapak Tubagus Masarul Iman beserta jajaran, serta Ketua LMK (Lembaga Masyarakat Kelurahan) Tanah Sereal, Bapak Toharis. Kehadiran unsur pemerintah dan lembaga kemasyarakatan ini mempertegas bahwa pengelolaan lingkungan tidak dapat berjalan efektif tanpa keterlibatan langsung masyarakat sebagai aktor utama.

Sebagai tuan rumah, Ketua RW 08, Bapak Amir Hamzah Lubis, memimpin langsung jalannya kegiatan dengan dukungan penuh dari perangkat RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan FORWAT’S (Forum Warga Tanah Sereal). Kolaborasi lintas elemen ini menjadi cerminan kuatnya kohesi sosial di tengah masyarakat urban.

Dukungan teknis juga datang dari PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) Kelurahan Tanah Sereal atau yang dikenal sebagai Tim Oranye. Peran mereka dalam pengangkutan sampah, normalisasi saluran air, serta penataan fasilitas umum menjadi faktor penting dalam memastikan kegiatan berjalan efektif dan berdampak langsung.

Dalam keterangannya, Lurah Tanah Sereal, Bapak Tubagus Masarul Iman, menegaskan bahwa pendekatan partisipatif merupakan kunci dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan di wilayah perkotaan.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Keterlibatan aktif masyarakat adalah fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Apa yang dilakukan warga RW 08 hari ini adalah contoh nyata yang patut menjadi inspirasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMK Tanah Sereal, Bapak Toharis, menilai bahwa kerja bakti massal ini bukan hanya kegiatan fisik, tetapi juga investasi sosial yang memperkuat solidaritas dan kepedulian antarwarga.

“Ini adalah bentuk nyata dari pembangunan berbasis masyarakat. Ketika warga terlibat langsung, maka rasa memiliki terhadap lingkungan akan tumbuh, dan itu menjadi kunci keberlanjutan,” ungkapnya.

Dari unsur masyarakat, Sekretaris Jenderal FORWAT’S, Ridwan Syafaat, menegaskan bahwa FORWAT’S akan terus mengambil peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam berbagai isu sosial kemasyarakatan.

“Kami melihat bahwa kekuatan utama wilayah bukan hanya pada infrastrukturnya, tetapi pada soliditas warganya. FORWAT’S hadir untuk memastikan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong tetap hidup dan relevan di tengah dinamika perkotaan,” tegasnya.

Adapun kegiatan kerja bakti meliputi pembersihan saluran air, pengangkutan sampah, pemangkasan vegetasi liar, serta penataan fasilitas umum. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan mencerminkan disiplin kolektif warga.

Menutup kegiatan, Ketua RW 08, Bapak Amir Hamzah Lubis, menyampaikan bahwa kerja bakti bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga tentang membangun kesadaran bersama sebagai satu komunitas.

“Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai budaya, bukan sekadar agenda. Karena dari sinilah lahir lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga harmonis,” pungkasnya.

Kegiatan ini menegaskan bahwa di tengah kompleksitas kehidupan kota, gotong royong tetap menjadi kekuatan sosial yang relevan dan strategis. Ketika masyarakat dan pemerintah berjalan beriringan, maka tercipta fondasi kokoh bagi lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya tahan.

Editor : Tim

Berita Terkait

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data
Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81
Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya
Kebakaran Gudang PT Novel di Kebon Jeruk, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pilah Sampah hingga Urban Farming, Sekolah di Jakarta Barat Didorong Jadi Pelopor Lingkungan Hijau
Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum Polisi Memanas: SPDP ke Kejaksaan, Kuasa Hukum Desak Penahanan!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:43

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:34

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:01

Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW, Jangan Berhenti pada Pertukaran Data

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:31

Bersama Rakyat Menjaga Alam, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Pimpin Karya Bakti Bersih Sungai Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43

Hari Ini FPI DKI Demo Orang Tua Group, Bryan Desak Pemerintah Bongkar Aspek Hukumnya

Berita Terbaru

Berita Regional, Konflik Sosial, Jakarta Barat

Reaksi Keras FKDM Kembangan: Boikot Kegiatan dan Tuntut Maaf H. Umar Azis

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:28

Hukum, Organisasi, Banten

Membara di PTUN Jakarta Timur

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:41

Jakarta

Kota Tua! Syurganya Parkir Liar?

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:03